10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Herni 15-06-17 Bekasi
2 Ibu Utiyah 14-06-17 Cirebon
3 Ibu Yuni 14-06-17 Jakarta
4 Aryadhana 12-06-17 Denpasar
5 Nenden Herlina 12-06-17 Cirebon
6 Adeline Alberta 09-06-17 Jakarta
7 Basir 05-06-17 Jakarta
8 Hanifah 02-06-17 Bekasi
9 Surbakti 30-05-17 Banjar
10 Rumpoko 30-05-17 Jember
* Jumlah Terjual : 21018 Botol
 

Hipertensi Bisa Disertai Diabetes

19-Jul-2013

Jika tekanan darah sering diatas 120/90 mmgHg, otomatis risiko diabetes meningkat dua kali lipat. Ini kalau dibandingkan dengan orang yang tekanan darahnya normal. Demikian menurut penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Brigham and Woman Hospital dan Harvard Medical School selama 10 tahun.

Yang dimaksud dengan tekanan darah tinggi adalah ukuran tekanan darah di atas batas normal, baik saat kita sedang santai, terlebih saat kita sedang marah atau stres dalam jangka waktu tertentu.

Diabetes meningkatkan risiko darah tinggi sebab penumpukan gula dan kolesterol menyebabkan pengerasan pembuluh darah arteri. Ujung-ujungnya darah tidak mengalir lancar, sehingga tekanannya menjadi naik. Selain menjadi pemicu darah tinggi, penyakit diabetes juga bisa menjadi penyakit "bayangan" untuk gagal jantung dan gangguan fungsi ginjal.

Segera memeriksakan diri ke dokter, manakala kita curiga tekanan darah sudah di atas normal. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat risiko diabetes. Untuk mencegah risiko penyakit berat lain seperti jantung dan ginjal, minta agar dokter melakukan tes rutin bagi penderita darah tinggi, yaitu:

- Tes urin untuk memeriksa kadar proten dalam air seni
- Tes darah untuk memeriksa apakah ginjal kita berfungsi dengan baik.
- Tes kadar kolesterol
- Tes EKG untuk memeriksa kesehatan jantung.

Perlu juga kita ketahui bahwa tekanan darah tinggi bukanlah suatu penyakit seperti flu yang bisa sembuh karena menelan obat. Tekanan darah tinggi harus diatasi dengan perubahan gaya hidup. Rutinlah berolahraga, cegah obesitas, batasi garam, dan hentikan kebiasaan merokok.

 

http://health.kompas.com/read/2009/10/17/09284888/Hipertensi.Bisa.Disertai.Diabetes

 

 

Berita / Artikel Lainnya :