10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Ibu Puspa 14-07-17 Kendari
2 Seniwati 13-07-17 Jakarta
3 Adeline 13-07-17 Bau bau
4 Saifullah 12-07-17 Banjarmasin
5 Lutfi Hamidi 11-07-17 Jakarta
6 Pak Iwan 07-07-17 Cirebon
7 Nenden Herlina 06-07-17 Cirebon
8 Irwan Wijaya 05-07-17 Pekanbaru
9 Luthfi Hamidi 04-07-17 Jakarta
10 Rusihan 03-07-17 Balikpapan
* Jumlah Terjual : 21101 Botol
 

Berolahraga, Pola Hidup yang Menjadi Akar Kesembuhan dan Pencegahan Diabetes

03-May-2014

Berolahraga, Pola Hidup yang Menjadi Akar Kesembuhan dan Pencegahan Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang berhubungan dengan masalah gula di dalam darah yang kadarnya melebihi ambang batas. Resiko dari penyakit diabetes sangat banyak, salah satu yang paling ditakuti adalah adanya komplikasi yang bisa mengancam nyawa sang pasien. Secara medis, diabetes dibagi ke dalam berbagai macam tipe. Ada tipe I, II, dan Gestasional. Tipe-tipe ini terbagi sesuai dengan usia dan kondisi penderita berikut apa yang menjadi gejalanya. Untuk tipe I, ini merupakan diabetes yang terjadi pada mereka yang usianya masih 30-an. Tipe II, untuk mereka yang berusia lebih dari 30-an, dan Gestasional terjadi pada mereka yang dalam kondisi tengah mengandung.

Mewaspadai penyakit ini harus dilakukan sejak dini, bukan ketika dokter sudah memvonisnya. Penderita diabetes bisa menilai diri mereka, kemungkinan terkena diabetes atau tidak jika sudah timbul gejala diabetes yang biasa terjadi. Jika mereka makan dalam jumlah yang banyak atau berlebih, mereka juga sering sekali buang air kecil khususnya di malam hari dengan frekuensi yang lebih dari biasanya. Seketika juga mereka akan kehilangan bobot tubuhnya tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba. Besar kemungkinan mereka masuk ke dalam lingkaran para penderita diabetes tersebut.

Untuk itu, perhatikanlah beberapa hal dalam hidup Anda. Pertama, perhatikan pola hidup. Pola hidup bisa berpengaruh pada kesehatan Anda khususnya gula darah. Jika selama ini Anda senang makan makanan cepat saji, minuman pun demikian, ditambah Anda bukan orang aktif bergerak dan berat badan tidak normal. Lebih baik segera periksakan diri Anda ke dokter. Jangan sampai terjadi sesuatu dulu seperti gejala diabetes di atas, baru Anda memeriksakannya. Pemeriksaan bisa dimulai dengan melakukan pengukuran kadar gula darah ke laboratorium, jika ternyata memang terindikasi maka segera lakukan tindakan. Namun, jika ternyata kadar gula darah normal, selain bersyukur Anda pun diwajibkan merubah pola hidup ke pola hidup yang lebih sehat.

Ada juga cara termudah dalam mengindikasi diabetes sehingga Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter, yaitu dengan mengukur lingkar pinggang. Biasanya, perempuan yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm dan untuk pria lebih dari 90 cm, menandakan mereka rentan terkena diabetes. Jadi, jika tidak segera dicegah dengan pola hidup sehat yang bisa membuat Anda mengurangi angka lingkar pinggang tersebut, siap-siap saja bertemu dokter dengan diagnosa yang paling mungkin yaitu diabetes.

Terakhir, perhatikan juga garis keturunan dalam keluarga. Jika di dalam anggota keluarga khususnya keturunan teratas pernah ada yang mengalami diabetes, ada kemungkinan besar jika Anda merupakan keturunan di bagian bawahnya, diabetes bisa mengancam. Untuk mencegah ancaman ini terjadi, ataupun jika pada akhirnya terjadi tentu ini masih bisa disembuhkan sehingga tidak mengancam kesehatan. Anda harus memperhatikan gaya hidup Anda. Jika gaya hidup yang Anda jalani sehat, maka faktor keturunan yang tidak mungkin dihindari tetap bisa Anda halangi resiko beratnya.

Pola hidup atau gaya hidup itulah yang selama ini menjadi kunci agar penyakit diabetes ini tidak menjadi momok yang menghantui Anda. Mungkin, di jaman sekarang menerapkan pola hidup sehat tidak mudah. Makanan cepat saji terjual dimana-mana, kendaraan yang siap mengantarkan Anda sekalipun ke tempat terdekat juga siap sedia. Kedua hal tersebut membuat Anda kesulitan dalam melakukan perubahan. Belum lagi jika Anda merupakan orang yang malas. Padahal makanan yang sehat serta bergerak aktif terutama dengan olahraga adalah dua nomor teratas dalam pola hidup sehat. Setidaknya, ketika secara sempurna Anda belum bisa makan makanan yang sehat dan sesekali makanan yang sehat masih masuk ke dalam tubuh Anda. Jangan sampai olahraga juga tidak Anda lakukan. Sebaiknya olahraga dilakukan rutin minimal dalam sehari, 30 menitnya Anda luangkan untuk berolahraga.

Beberapa jenis olahraga yang baik dalam pencegahan diabetes maupun bagi mereka para penderita diabetes contohnya Yoga, Pilates, serta beberapa jenis olahraga lain yang berfungsi dalam mengatur keseimbangan tubuh. Olahraga jenis ini bisa membantu otot-otot tubuh merenggang, melancarkan peredaran darah, hingga menenangkan pikiran. Bonusnya, berat badan akan perlahan normal jika tadinya Anda memiliki masalah berat badan berlebih, lingkar pinggangpun aman. Ada juga olahraga seperti senam aerobik yang enerjik. Selain bisa menurunkan berat badan, tentu saja aliran darah serta organ tubuh lain pun menjadi sehat. Setiap pagi atau sore, melakukan cardio seperti berjalan dan bersepeda pun menjadi olahraga yang pas untuk membuat tubuh sehat serta terhindar dari diabetes. Jika tidak punya banyak waktu, berenang juga bisa Anda lakukan. Sesekali ke gym dan melakukan olahraga di sana juga bisa menjadi solusi dalam berolahraga.

Selain olahraga aktif yang tersadari seperti itu, beberapa olahraga sebagai bentuk menghindari sekaligus jika ingin sembuh dari diabetes ada beberapa yang bisa dilakukan dan beberapa orang bahan tanpa sadar melakukannya. Bagi anak muda yang ingin menghindari diabetes, dance atau menari bisa menjadi salah satu olahraga yang memiliki manfaat sekelas olahraga. Selama masih ada waktu, lebih senang menggunakan tangga sebagai alat naik ke lantai atas dibandingkan lift juga merupakan olahraga. Bermain sambil berlari kesana-sini, bergerak melakukan pekerjaan rumah tangga termasuk belanja, jalan-jalan, mencoba melakukan apa yang bisa diambil sendiri tanpa menyuruh orang lain. Hal tersebut juga masuk ke dalam kategori olahraga karena membuat tubuh aktif. Bahkan bukan hanya penyakit diabetes saja yang bisa dihindari, penyakit lain yang berhubungan dengan organ dalam aktif tubuh seperti paru-paru dan jantung pun bisa sembuh dan dihindari.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :