Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Yuli 20-11-17 Cilegon
2 Muhibbin 17-11-17 Semarang
3 Agung 17-11-17 Bandung
4 Eko 15-11-17 Tanggerang
5 Ida/Nugroho cell 13-11-17 Jakarta
6 Hartoyo 10-11-17 Jakarta
7 Pak Cepy 08-11-17 Jakarta
8 Nurosiah 03-11-17 Banjarmasin
9 Saifullah 03-11-17 Cirebon
10 Lilik Yuniati 03-11-17 Madiun
* Jumlah Terjual : 21555 Botol
 

Cara Mencegah Penyakit Kencing Manis

02-May-2014

Cara Mencegah Penyakit Kencing Manis

Di dunia medis, kencing manis disebut sebagai diabetes melitus. Ini merupakan kondisi dimana kadar kandungan gula dalam darah melebihi tingkat yang seharusnya yang menyebabkan fungsi insulin di dalam tubuh tidak bekerja dengan baik. Seperti penyakit jantung, kencing manis atau diabetes melitus juga disebut sebagai silent killer karena seringkali penderita tidak menyadari keberadaannya. Oleh karena itu, Anda harus waspada apabila mengalami tanda-tanda serta gejala-gejala umum dari kencing manis.

Pengecekkan kadar gula darah merupakan salah satu cara pencegahan penyakit kencing manis. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui apakah kadar gula dalam darah Anda berada di tingkat normal atau tidak. Seringkali tidak cukupnya waktu untuk pergi ke klinik kesehatan terdekat menjadi alasan mengapa banyak orang mengacuhkan anjuran tersebut. Untungnya, kini banyak tersedia alat monitoring kadar gula darah yang praktis digunakan oleh siapa saja. Biasanya, alat ini disediakan khusus bagi mereka yang sudah didiagnosa mengidap diabetes. Namun, tidak ada salahnya Anda menggunakannya sebagai langkah pencegahan. Selain itu, ada baiknya Anda juga memperhatikan kemungkinan munculnya gejala umum penyakit tersebut, seperti:

  • Sering buang air kecil
  • Mudah merasa haus dan lapar
  • Berat badan yang menurun tanpa adanya penyebab yang jelas
  • Cepat merasa lelah dan mengantuk
  • Luka sulit sembuh
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Mudah terkena infeksi dan gatal terutama di sekitar kemaluan
  • Sering kesemutan terutama di kaki
  • Sering timbul bisul

Penyakit kencing manis sendiri disebabkan oleh kurangnya produksi insulin di dalam tubuh atau jumlahnya cukup tetapi tidak bekerja secara optimal. Fungsi dari hormon ini sendiri adalah menurunkan atau menstabilkan kadar gula dalam darah dengan cara merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula, menaikkan jumlah gula yang tersimpan di dalam hati dan mencegah hati mengeluarkan terlalu banyak gula. Glukosa di dalam sel akan dioleh menjadi energi. Semakin banyak gula yang memasuki sel, maka semakin tinggi tingkat energi yang dihasilkan serta kadar gula dalam darah menjadi menurun. Apabila insulin tidak berfungsi dengan baik, maka bisa dipastikan bahwa glukosa mengalami kesulitan untuk diserap oleh sel-sel tubuh. Energipun tidak dapat dihasilkan. Oleh karena itu, penderita diabetes biasanya mengalami gejala mudah merasa lelah dan mengantuk.

Siapa saja dapat memiliki resiko mengidap kencing manis. Apabila di keluarga Anda ada yang memiliki riwayat penyakit tersebut, maka ada kemungkinan besar Anda memiliki potensi yang sama untuk mengidap diabetes. Untungnya diabetes dapat dicegah dengan cara sebagai berikut :

  • Turunkan berat badan dengan mengikuti diet sehat dan alami
  • Lakukan aktivitas fisik teratur untuk membakar gula dan lemak berlebih di dalam tubuh
  • Kurangi konsumsi lemak berlebih serta gula atau makanan yang mengandung kadar glukosa tinggi
  • Makanlah makanan yang berserat seperti sayur dan buah-buahan
  • Minum susu dengan kadar lemak rendah
  • Hentikan kebiasaan begadang dan merokok
  • Minta dukungan keluarga dan orang-orang sekitar untuk selalu mengingatkan Anda pada pola hidup sehat.

Didiagnosa mengidap penyakit kencing manis dapat merubah kehidupan seseorang. Penderita diabetes harus memperhatikan banyak hal terkait asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Karena produksi insulin dari pankreas menurun, otomatis orang yang mengidap kencing manis harus mengontrol asupan glukosa yang biasanya bersumber dari makanan dengan kadar karbohidrat tinggi, seperti nasi, kentang, roti putih, kafein, pasta dan mie, serta nangka dan durian. Selain itu, untuk tetap mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, penderita kencing manis dapat mengkonsumsi makanan alternatif lain yang termasuk di dalam daftar makanan diet diabetes, contohnya: obat, beras merah, roti gandum dan ubi jalar.

Langkah pendukung untuk mendapatkan kadar glukosa darah seimbang yang dianjurkan dokter biasanya adalah pemberian insulin atau obat yang cocok dengan kondisi penderita. Namun, hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran akan berdampak pada kecenderungan bagi penderita kencing manis untuk terus bergantung pada obat tersebut. Oleh karena itu, pengobatan dengan cara herbal menjadi pilihan terbaik yaitu dengan mengkonsumsi ekstrak mengkudu. Meskipun terkenal dengan rasa pahit dan aroma tidak enak, buah ini mengandung nutrisi penting seperti flavonoid, Proxeronine dan antioksidan yang kesemua sangat berkhasiat dalam membantu menstabilkan kadar gula dalam darah. Oleh karena itu, mengkonsumsi ekstrak buah mengkudu juga dianjurkan sebagai langkah mencegah timbulnya penyakit kencing manis.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :