Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Yuli 20-11-17 Cilegon
2 Muhibbin 17-11-17 Semarang
3 Agung 17-11-17 Bandung
4 Eko 15-11-17 Tanggerang
5 Ida/Nugroho cell 13-11-17 Jakarta
6 Hartoyo 10-11-17 Jakarta
7 Pak Cepy 08-11-17 Jakarta
8 Nurosiah 03-11-17 Banjarmasin
9 Saifullah 03-11-17 Cirebon
10 Lilik Yuniati 03-11-17 Madiun
* Jumlah Terjual : 21555 Botol
 

Deteksi Diabetes Melalui Kandungan Gula Dalam Urine

18-Oct-2013

Deteksi Diabetes Melalui Kandungan Gula Dalam Urine

Penyakit diabetes telah menjadi momok sejak zaman dahulu itu, penyakit ini telah sangat banyak membunuh manusia.  Ya, sejarah penyakit yang juga disebut kencing manis ini sebenarnya telah terdokumentasi selama ratusan ribu tahun.  Pada tahun 150 M, misalnya seorang dokter Yunani yang konon bernama Arateus menggambarkan apa yang sekarang kita sebut diabetes sebagai lelehan daging tubuh dan anggota badan ke dalam urine.  Kok seram begitu? Tak tahulah kita.  Namanya saja orang di zaman kuno.  Tapi yang jelas, sejak saat itu, para ahli kesehatan mulai mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang penyakit diabetes itu.

Lalu, berabad-abad kemudian, sesuai dengan perputaran zaman, orang mulai tahu bahwa penyakit ini disebabkan oleh urine yang berasa manis.  Maka, untuk mendiagnosis keberadaan penyakit ini.  Setiap orang harus mencicipi langsung air seninya sendiri.  Jika urine-nya berasa manis, berarti ia menderita diabetes.  Jika tidak, berarti ia terbebas dari penyakit itu.  Itu sebabnya tahun 1675 kata mellitus yang berarti madu ditambahkan di belakang kata diabetes.  Tapi, bagaimana jika urine-nya terasa pahit? Berarti, ia habis menelan empedu he he he

Pada tahun1800-an para ilmuwan berhasil mengembangkan tes kimia untuk mendeteksi keberadaan gula dalam urine.  Mereka yang punya riwayat keturunan menderita diabetes, yang disebut diabetesi, berpotensi besar mewarisi penyakit ini.  Tetapi, bukan berarti mereka yang tak memiliki riwayat keturunan takkan terkena penyakit ini.  Dan bukan berarti pula orang muda takkan terkena penyakit ini.  Selain faktor genetik, yang jadi penyebab penyakit ini adalah perubahan gaya hidup, kebiasaan makan yang buruk, perubahan komposisi tubuh, adanya penyakit penyerta, usia lanjut, dan pemakaian obat-obatan yang dilakukan secara rutin.  Lalu, bagaimana cara mengatasi penyakit ini?  Salah satu cara yang tepat adalah mengkonsumsi jus mengkudu.  Mengapa dengan mengkudu gejala diabetes bisa ditekan?

Mengkudu memiliki banyak kandungan nutrisi, termasuk diantaranya flavonoid. Kandungan flavonoidnya tersebut dapat membantu penderita diabetes menjaga kestabilan gula darahnya dengan cara mencegah produksi glukosa di hati. Selain itu, kandungan unsur antioksidan buah mengkudu terbukti mampu melindungi sel dari kerusakan sehingga fungsinya tetap terjaga. Bahkan hasil riset juga telah membuktikan mengenai dampak positif unsur antioksidan buah mengkudu dalam hal mencegah perkembangan sel kanker.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :