10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Herni 15-06-17 Bekasi
2 Ibu Utiyah 14-06-17 Cirebon
3 Ibu Yuni 14-06-17 Jakarta
4 Aryadhana 12-06-17 Denpasar
5 Nenden Herlina 12-06-17 Cirebon
6 Adeline Alberta 09-06-17 Jakarta
7 Basir 05-06-17 Jakarta
8 Hanifah 02-06-17 Bekasi
9 Surbakti 30-05-17 Banjar
10 Rumpoko 30-05-17 Jember
* Jumlah Terjual : 21018 Botol
 

Diet Efektif Kendalikan Diabetes

19-Jul-2013

Pakar Ilmu penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, dr Dharma Lindarto SpPD,KEMD, mengatakan bahwa diet disertai olah raga teratur efektif mengendalikan gula darah di dalam tubuh penderita diabetes mellitus.

"Diet bagi penderita diabetes adalah dengan menerapkan pola makan secara seimbang dan teratur, sehingga kadar gula darah di dalam tubuh dapat lebih terkendali," katanya, di Medan, Sabtu (14/1).

Dharma mengungkapkan hal itu, dalam ceramah kesehatan dan demo masak makanan bagi penderita diabetes yang diselenggarakan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Kota Medan bekerja sama dengan PT Hero Intiputra Jakarta dan RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan.

Tujuan penatalaksanaan diet secara umum pada penderita diabetes mellitus (DM) adalah mencapai dan mempertahankan kadar glukosa darah mendekati kadar normal, mencapai dan mempertahankan lemak mendekati kadar yang optimal, mencegah komplikasi akut dan meningkatkan kualitas hidup.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, para penderita DM sebaiknya menerapkan pola 3J, yakni jumlah kalori, jadwal makan dan jenis makanan.

Pengertian tepat jumlah kalori, yaitu jumlah makanan yang diberikan disesuaikan dengan status gizi penderita DM dan bukan berdasarkan tinggi rendahnya kadar gula darah.

Jumlah kalori yang disarankan berkisar antara 1.100 hingga 2.900 KKal.

Tepat jadwal makan bagi pengidap DM dianjurkan lebih sering dengan porsi sedang, sehingga jumlah kalori merata sepanjang hari.

Mengatur jadwal makan dengan porsi sedang bertujuan agar beban kerja tubuh tidak terlampau berat dan produksi kelenjar ludah perut tidak terlalu mendadak.

Selain mengatur jadwal makan utama pagi, siang dan malam secara tepat, di sela jadwal tersebut perlu pula dikonsumsi makanan ringan dengan porsi terbatas.

Khusus mengenai jenis makanan, Dharma menyarankan kepada para penderita DM agar jenis makanan yang berpotensi mempercepat naiknya kadar gula darah.

Kecepatan suatu jenis makanan dalam menaikkan kadar gula darah disebut juga indeks glikemik.

Semakin cepat kadar gula darah naik sehabis makanan dikonsumsi, akan semakin tinggi indeks glikemik makanan tersebut.

"Karena itu, hindari makanan yang berindeks glikemik tinggi, seperti sumber karbohidrat sederhana, gula, madu, sirup, roti, mie dan lain-lain," tambahnya.

Makanan yang berindeks glikemik lebih rendah adalah makanan yang kaya dengan serat, di antaranya sayuran dan buah-buahan.

Hormon insulin

Sementara itu, Direktur RSU Imelda Pekerja Indonesia dr. Imelda Ritonga, SKp, M.Pd, MN mengungkapkan bahwa diabetes disebabkan hormon insulin yang dikeluarkan oleh sel-sel beta dari dalam pankreas tidak lagi bekerja normal.

Akibatnya, kadar gula dalam darah menjadi tidak terkendali dan bila keadaan ini berlanjut dan melewati ambang batas ginjal, zat gula akan dikeluarkan melalui air seni.

Sejauh ini dikenal dua kelompok penderita diabetes, yakni mereka yang terkena sejak kecil atau remaja dan mereka yang terkena ketika sudah dewasa.

"Diabetes memang tidak bisa disembuhkan. Namun dengan perawatan yang baik, setiap penderita dapat menjalani kehidupannya secara normal," ujarnya.

Imelda menganjurkan kepada para penderita DM agar mengontrol kadar gula secara teratur, melakukan diet makanan dan rajin berolahraga.

Ketua Persatuan Diabetes Indonesia Kota Medan Syafruddin Ritonga, membenarkan bahwa jumlah penderita DM di Indonesia cenderung meningkat dan bahkan kini telah menempati peringkat empat di dunia.

"Jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia saat ini diperkirakan lebih dari 10 juta orang," paparnya.

Peningkatan jumlah penderita DM atau kencing manis itu, menurut dia, disebabkan oleh peningkatan obesitas, kurang aktivitas fisik, kurang mengonsumsi makanan yang berserat, merokok, dan tingginya lemak di dalam tubuh.

Khusus dalam upaya meringankan beban penderita DM di Kota Medan, Syafruddin mengajak segenap elemen masyarakat dan instansi pemerintah terkait di daerah itu agar senantiasa meningkatkan perhatian serius terhadap penyakit tersebut.

 

http://www.gatra.com/lifehealth/sehat-1/7245-diet-efektif-kendalikan-diabetes.html

 

 

Berita / Artikel Lainnya :