Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Adi Priambodo 14-12-17 Tangerang
2 Bu Utiyah 14-12-17 Cirebon
3 Nurhadi 13-12-17 Wonogiri
4 Utiyah 11-12-17 Cirebon
5 Toto/Titin 11-12-17 Cirebon
6 Amir Harsono 11-12-17 Bekasi
7 Toto/Titin 06-12-17 Cirebon
8 Ibu Kantin 06-12-17 Cirebon
9 Fersi 05-12-17 Cirebon
10 Leni 04-12-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 21653 Botol
 

Gangguan Klinis Akibat Salah Diet

28-Apr-2014

Mengatur pola makan dengan usaha diet tentunya banyak ditempuh sebagian wanita yang ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal. Bayangan bentuk tubuh yang langsing tanpa lekukan di bagian perut inilah yang memberikan semangat tersendiri bagi para wanita untuk melakukan diet. Mogok makan beragam jenis makanan pun dilakukan guna membentuk tubuh ideal seperti yang dibayangkan. Namun, sudah benarkah pola makan pada diet anda? Hal inilah yang perlu dipertanyakan. Pasalnya, banyak konsumen diet yang melakukan penurunan berat badannnya tanpa memikirkan asupan makanan yang cukup untuk tubuh tiap harinya. Hal inilah yang perlu diwaspadai. Pola makan yang diatur dengan tidak memperhitungkan kecukupan gizi seseorang akan menyebabkan berbagai gangguan klinis tubuh baik secara anatomi maupun fisiologi. Berbagai gangguan klinis yang dialami oleh konsumen diet yang salah antara lain yaitu :

1. Jumlah LBM (Lean Body Mass) yang berkurang

Upaya diet makanan merupakan usaha yang dilakukan seseorang untuk mengatur pola makannya demi menghindari kejadian suatu penyakit atau mengurangi angka kesakitan terhadap suatu penyakit tertentu. Upaya ini memang dianjurkan oleh ahli gizi karena diet merupakan upaya alami yang tidak tergantung dengan kandungan kimiawi suatu obat – obatan. Namun, siapa sangka jika upaya diet ini malah menyebabkan kejadian suatu gangguan klinis pada seseorang semisal saja berkurangnya jumlah LBM (Lean Body Mass) dalam komposisi tubuh seseorang.

Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Hal ini bisa terjadi dikarenakan pola makan yang diatur dalam diet tersebut salah. Komposisi tubuh mengandung zat lemak dan zat non lemak yang disimpan dalam tubuh sebagai cadangan energi tubuh. Kedua jenis zat tersebut membentuk keseimbangan tubuh yang mempengaruhi berat badan seseorang. Berat badan yang berlebih tentunya sudah pasti berhubungan dengan jumlah besarnya cadangan energi tubuh. Semakin besar cadangan energi tubuh maka semakin besar pula berat badan seseorang. Nah, untuk membentuk berat badan yang ideal perlu upaya diet yang ditujukan untuk mengurangi cadangan energi tubuh. Pengurangan cadangan energi tubuh yang tepat sebenarnya terletak pada kemampuan seseorang untuk mengurangi jumlah zat lemak dalam tubuh. Tetapi jika upaya diet tersebut malah mengurangi kandungan zat non lemak seperti halnya jumlah LBM (Lean Body Mass) ini tentunya tetap akan menyebabkan gangguan klinis tubuh seseorang. Kejadian gangguan klinis seseorang akibat diet yang tidak kunjung diatasi ini akan menyebabkan kesehatan tubuh menurun dan menyebabkan berbagai penyakit seperti Marasmus, diabetes mellitus (kencing manis), kardiovaskuler tinggi serta penyakit degeneratif lainnya yang berhubungan dengan besarnya berat badan seseorang.

 

 2.    Kejadian luka dalam usus / infeksi usus

Gangguan klinis tubuh yang agak parah akibat pola makan dengan diet yang salah ini yaitu ketika seseorang mengalami infeksi usus. Proses metabolisme tubuh mengharuskan seseorang untuk melakukan konsumsi makanan yang teratur setiap harinya. Jika seseorang mengartikan upaya diet sebagai pengurangan frekuensi konsumsi makanan maka tentunya hal inilah yang akan berisiko menyebabkan gangguan yang biasa dikenal dengan infeksi usus apabila tidak dilakukan dengan benar. Mulanya mungkin seseorang akan merasakan sakit/ nyeri pada bagian perut namun lama kelamaan akan menyebabkan mual atau muntah yang menyebabkan seseorang tidak mampu mengkonsumsi makanan apapun. Gejala tersebut inilah yang mampu menunjukan kejadian infeksi usus pada sistem metabolisme seseorang. Jika tidak ingin merasakan sakit akibat upaya diet yang salah maka tentunya anda membutuhkan contoh diet yang benar.

            Dengan melihat kedua gangguan diatas ini tentunya hal tersebut akan menurunkan tingkat kesehatan tubuh terutama para wanita yang sedang melakukan upaya diet. Menginginkan bentuk tubuh yang ideal memang suatu hal yang wajar, namun alangkah baiknya jika keinginan tersebut juga dilakukan dengan upaya diet yang benar. Upaya diet yang benar dapat dilakukan dengan langkah – langkah berikut ini :

a.       Lakukanlah penghitungan jumlah asupan yang dibutuhkan tubuh anda setiap harinya. Upaya diet yang benar ini tetap mengacu pada jumlah asupan gizi yang cukup pada tubuh bukan malah menekan kecukupan gizi tubuh seseorang.

b.      Imbangi upaya diet dengan olahraga. Kegiatan olahraga yang dilakukan seseorang ini tentunya merupakan upaya yang benar jika menginginkan tubuh yang ideal. Pembakaran cadangan energi tubuh berupa lemak yang sempurna hanya mampu dilakukan dengan kegiatan olahraga.

c.       Sebaiknya lebih banyak mengonsumsi buah dan sayuran karena tubuh akan lebih cepat membakar kandungan ini dibandingkan dengan kandungan zat gizi lainnya. Pembakaran enegi dalam upaya diet ini bermanfaat untuk mengurangi cadangan energi tubuh yang tersimpan dalam bentuk lemak. 

 

 

Berita / Artikel Lainnya :