10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Herni 15-06-17 Bekasi
2 Ibu Utiyah 14-06-17 Cirebon
3 Ibu Yuni 14-06-17 Jakarta
4 Aryadhana 12-06-17 Denpasar
5 Nenden Herlina 12-06-17 Cirebon
6 Adeline Alberta 09-06-17 Jakarta
7 Basir 05-06-17 Jakarta
8 Hanifah 02-06-17 Bekasi
9 Surbakti 30-05-17 Banjar
10 Rumpoko 30-05-17 Jember
* Jumlah Terjual : 21018 Botol
 

Jenis Olahraga untuk Penderita Diabetes

05-May-2014

Jenis Olahraga untuk Penderita Diabetes

Olahraga merupakan sebuah aktivitas yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Seyogyanya, semua orang perlu melakukan olahraga secara teratur, termasuk para penderita diabetes. Olahraga yang teratur merupakan salah satu bagian dari gaya hidup sehat yang perlu dijalani oleh penderita diabetes. Manfaat dari olahraga ini sendiri sangatlah banyak misalnya saja :

  • membantu mengurangi stress
  • memperlancar aliran darah dalam tubuh sehingga para penderita diabetes akan merasa lebih segar dan bugar
  • membantu dalam proses pembakaran kalori dalam tubuh yang berasal dari tumpukan glukosa dalam darah

Namun bukan berarti para penderita diabetes bisa bebas melakukan segala jenis olahraga. Pilihan olahraga yang paling dianjurkan adalah jenis olahraga dengan intensitas sedang dan rendah. Olahraga dengan intensitas yang tinggi bisa menyebabkan kadar gula dalam darah drop secara drastis (hipoglikemi) dan hal ini bisa berbahaya untuk kesehatan tubuh.

Berikut ini adalah beberapa jenis olahraga dengan intensitas sedang dan rendah yang aman dilakukan oleh penderita diabetes. Sebelum melakukan kegiatan olahraga, ada baiknya para penderita diabetes untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mereka untuk mendapatkan rekomendasi mengenai jenis olahraga yang paling tepat, sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

  • Jalan kaki

Jalan kaki merupakan olahraga yang mudah, murah dan bisa dilakukan oleh siapapun dan dimanapun. Buat para penderita diabetes yang tidak memiliki waktu luang, bisa mensiasatinya dengan cara naik tangga daripada naik lift, berjalan memutar saat akan menuju kantor atau dengan berbagai cara lain yang bisa dilakukan di sela-sela aktivitas sehari-hari.

  • Bersepeda santai

Kegiatan ini juga bisa dilakukan di pagi atau sore hari.

  • Yoga

Olahraga yoga merupakan salah satu olahraga yang baik untuk semua orang bukan hanya penderita diabetes. Selain membantu membakar kalori, yoga juga dapat membantu memperbaiki postur tubuh dan juga merupakan salah satu jenis olahraga yang dapat membantu seseorang untuk mengurangi stress. Yoga sendiri memiliki berbagai jenis gerakan jadi disarankan untuk memulai dari gerakan dasar atau gerakan untuk para pemula.

  • Olahraga aerobik

Olahraga aerobik merupakan jenis olahraga dengan intensitas sedang. Ada berbagai jenis kegiatan yang masuk dalam jenis olahraga aerobik yaitu jalan cepat, bersepeda cepat dan juga dansa. Selain itu tersedia juga kelas-kelas aerobik khusus di pusat kebugaran yang bisa menjadi alternatif berolahraga bagi penderita diabetes.

  • Olahraga angkat berat

Jenis olahraga yang satu ini juga cukup aman untuk dilakukan penderita diabetes. Selain membantu membakar lemak dan membentuk tubuh, olahraga ini juga ternyata dapat membantu menjaga kepadatan tulang.

  • Renang

Renang merupakan pilihan olahraga yang cukup menyenangkan dan bisa dilakukan kapanpun

Jenis olahraga seperti jalan santai, bersepeda santai dan yoga masuk dalam kategori olahraga dengan intensitas rendah. Olahraga seperti ini lebih banyak dianjurkan untuk mereka yang mengidap diabetes tipe 1. Sedangkan untuk olahraga seperti angkat berat, renang, aerobik dan bersepeda cepat masuk dalam kategori olahraga dengan intensitas sedang dan lebih cocok dilakukan oleh mereka yang menderita diabetes tipe 2, karena jenis olahraga ini dapat membantu memperbaiki metabolisme tubuh.

Terlepas dari jenis olahraga apapun yang dilakukan oleh penderita diabetes, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

  • Mulailah dengan perlahan-lahan dan jangan sampai tergoda untuk meningkatkan intensitas latihan menjadi lebih berat dalam waktu singkat
  • Selalu lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum serta sesudah melakukan olahraga untuk mencegah terjadinya kram ataupun cedera otot
  • Lakukan pengecekan gula darah secara teratur terutama sebelum melakukan olahraga untuk melihat apakah kadar gula darah masih masuk dalam kategori aman untuk berolahraga (dibawah 250 mg.dl). Selain itu juga perlu melakukan pengecekan gula darah sekitar 10 hingga 12 jam setelah olahraga untuk mengecek apakah ada tanda-tanda hipoglikemia ataukah tidak.

Dengan rajin melakukan olahraga, produksi insulin dalam tubuh bisa lebih meningkat dan sensitivitas tubuh terhadap insulin itu sendiri akan menjadi jauh lebih baik. Hal ini bisa membantu para penderita diabetes untuk perlahan-lahan melepaskan ketergantungan mereka terhadap obat dan juga menjaga agar kadar gula darah tetap stabil.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :