Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Lutfi Hamidi 17-10-17 Jakarta
2 Irwan Wijaya 17-10-17 Pekanbaru
3 Titin 10-10-17 Cirebon
4 Adeline Alberta 10-10-17 Jakarta
5 Utiyah 06-10-17 Cirebon
6 Thamrin Ali 06-10-17 Gorontalo
7 Ibu Puspa 05-10-17 Kendari
8 Muhibbin 04-10-17 Semarang
9 M Cholil 03-10-17 Bantul
10 Utiyah 01-10-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 21418 Botol
 

Keturunan yang Sehat Tanpa Diabetes

25-May-2014

Keturunan yang Sehat Tanpa Diabetes

Mempunyai jiwa dan raga yang sehat adalah dambaan setiap orang. Jiwa yang sehat akan melahirkan pemikiran cerdas yang sehat sedangkan raga yang sehat akan membuat apa yang dikerjakan seseorang tersebut berjalan dengan lancar. Untuk mempunyai jiwa yang sehat tentu kita harus mengisinya dengan yang rohaniah seperti beribadah serta melakukan segala sesuatu yang terpuji. Sedangkan untuk raga yang sehat maka yang kita butuhkan yang berbau badaniah mulai dari makan, berolahraga, hingga istirahat.

Kesehatan ragawi ternyata bagi seorang perempuan bukanlah milik sendiri ketika kodratnya sebagai perempuan membawa dirinya harus melahirkan keturunan. Ia harus mampu menjaga kesehatan bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga keturunannya nanti. Seorang perempuan harus bisa dan wajib menjaga kesehatannya sejak dini, agar saat hamil hingga melahirkan nanti keturunannya bisa terjamin kesehatannya dan dikurangi resiko-resiko terburuknya.

Salah satu resiko yang bisa dikurangi oleh seorang perempuan dengan menjaga kesehatannya sejak dini yaitu penyakit diabetes. Diabetes atau penyakit karena kelebihan kadar gula darah merupakan resiko terberat yang harus ditanggung oleh seseorang khususnya perempuan karena penyakit ini bisa menurun. Seorang perempuan yang hamil dan menderita diabetes, bisa dipastikan janin dalam kandungannya akan mengalami gangguan dan beresiko terkena diabetes juga. Akhirnya penyakit ini menjadi penyakit untuk keturunan selanjutnya.

Pencegahan sejak dini diabetes bisa mulai dilakukan dengan mengecek kadar gula darah. Pengecekan bisa dilakukan dengan memeriksakan diri ke dokter. Khususnya bagi yang sudah menikah, sebaiknya pengecekan segera dilakukan sebelum kehamilan terjadi. Jadi, ketika hamil diabetes sudah teratasi atau sekiranya sudah terlanjur hamil dan memiliki diabetes, resiko-resikonya bisa dikurangi. Sebagai pencegahan dan upaya menurunkan diabetes, kita bisa memulai dengan bergaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat dimulai dengan menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh. Makanan dipilih dan hanya makanan yang sehat, bebas lemak, bebas kolesterol, serta rendah gula saja yang bisa menurunkan diabetes ini. Diet diabetes bisa dilakukan dengan mengganti sumber karbohidrat dari nasi atau kentang ke bahan makanan lain seperti ubi atau gandum. Hindari makanan seperti daging, kacang-kacangan, makanan laut, dan jeroan. Ganti juga konsumsi gula biasa dengan gula khusus diabetes agar kadar gula darah tidak naik. Tingkatkan konsumsi sayur dan buah, dan olahan pada masakan sebaiknya non minyak atau dengan cara direbus atau dikukus saja.

Sebelum hamil ataupun saat sedang hamil, gerak tubuh juga akan berpengaruh pada penurunan resiko diabetes. Aktivitas tubuh berupa olahraga sangat penting karena akan membantu tubuh bermetabolisme, membakar kalori dan lemak, termasuk mengeluarkan zat racun pada tubuh. Pada masa kehamilan biasanya olahraga yang dipilih harus dikonsultasikan dulu dengan dokter agar bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Namun, olahraga pada saat hamil yang sering dianjurkan adalah yoga, pilates, jalan santai, dan berenang. Sebelum masa kehamilan sedini mungkin olahraga minimalnya 30 menit dalam sehari harus kita biasakan agar resiko diabetes bisa dihindari dan saat hamil nanti tidak was-was lagi.

Makanan yang sehat serta olahraga tercukupi akan tersempurnakan dengan minum yang cukup ditambah istirahat yang cukup juga. Minum akan memperlancar sistem kerja tubuh dan konsumsi yang dianjurkan per harinya yaitu 8 gelas. Demikian juga untuk istirahat dimana tubuh akan dipulihkan kembali dari kondisinya yang sudah lelah, dalam sehari setidaknya jangan sampai kurang dari 8 jam.

Cara sehat menghindari diabetes untuk melahirkan keturunan yang bebas diabetes tersebut juga bisa kita tambah dengan mengkonsumsi obat herbal. Obat herbal bisa dikonsumsi dalam keseharian dan aman bagi ibu hamil ataupun menyusui. Obat herbal dengan antioksidan yang tinggi akan membantu melindungi kesehatan ibu serta janin. Aman tanpa efek samping dan tidak akan menimbulkan ketergantungan. Konsumsi obat herbal selain mengurangi resiko dan menyembuhkan diabetes juga berdampak pada kesehatan tubuh lainnya. Obat herbal yang mana salah satu bahannya telah lolos penelitian yaitu mengkudu, buah ini mampu mencegah dan mengobati penyakit lain seperti darah tinggi, jantung, kanker, hingga stroke. Jadi, ibu akan lebih tenang di masa kehamilannya karena ia sudah melakukan yang terbaik untuk kesehatan bahkan di masa sebelum kehamilannya.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :