Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Lutfi Hamidi 17-10-17 Jakarta
2 Irwan Wijaya 17-10-17 Pekanbaru
3 Titin 10-10-17 Cirebon
4 Adeline Alberta 10-10-17 Jakarta
5 Utiyah 06-10-17 Cirebon
6 Thamrin Ali 06-10-17 Gorontalo
7 Ibu Puspa 05-10-17 Kendari
8 Muhibbin 04-10-17 Semarang
9 M Cholil 03-10-17 Bantul
10 Utiyah 01-10-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 21418 Botol
 

Khasiat Utama Buah Mengkudu

21-Oct-2013

Khasiat Utama Buah Mengkudu
Pengobatan tradisional telah banyak digunakan sebagai pengobatan alternatif. Didorong oleh adanya kampanye back to nature, dan Consume Less Chemicals, masyarakat dunia telah kembali menggali potensi kemampuan pengobatan traadisional dengan dukungan penelitian terhadap komponen aktifnya. Indonesia sebagai negara yang kaya bahan baku obat, tentunya harus bisa memanfaatkan peluang ini. Salah satu potensi obat tradisional itu adalah mengkudu.

Mengkudu (Morinda citrifolia), di Jawa disebut pace dan di tanah Pasundan dikenal sebagai cangkudu. Tanaman mengkudu merupakan tanaman berdaun hijau, hidup di daerah pantai sampai ketinggian 400 m di atas permukaan laut. Mengkudu berasal dari Asia, Australia, dan pulau-pulau lain di lautan Pasifik. Meskipun di alam terdapat beberapa jenis tanaman mengkudu, Morinda citrifolia ternyata merupakan jenis obat paling efektif dilihat dari daya khasiatnya. Saat ini telah diproduksi secara komersial produk tradisional berkhasiat dengan merek dagang Ultra Noni, menggunakan 100 persen buah Morinda citrifolia.

Di Hawaii, Amerika Serikat, buah mengkudu dikenal sebagai buah noni, yang dipercaya oleh penduduk asli di Hawaii memiliki nilai pengobatan luar biasa sehingga disebut The Hawaii Magic Plant. Khasiat noni menjadi dasar pengobatan tradisional di kawasan itu. Bagi Kahnas (dukun pengobatan Hawaii) tiada ramuan obat tanpa noni. Beberapa penyakit yang dipercaya dapat disembuhkan oleh buah mengkudu adalah tekanan darah tinggi (hipertensi), kejang, menstruasi, arthritis, radang lambung, luka, depresi mental, senilitas, kurang nafsu makan, atherosclerosis, gangguan saluran darah, ketergantungan obat, dan lain-lain, juga meredakan rasa sakit (Heinicke, 1985).

Secara tradisional, mengkudu diminum dalam bentuk sari buah (jus). Namun, buah yang telah matang memiliki bau yang sangat menyengat tidak sedap, sehingga tanpa ada suatu proses pemanasan agak sulit untuk diminum. Karena bau daging buah yang tidak enak, produk sari mengkudu sering ditambah sari buah lain. Yang sering digunakan sebagai bahan campuran adalah sari asam jawa atau tamarin juice.

Bagi orang yang sehat yang ingin meminum jus mengkudu sebagai healthy tonic drink, saat minumnya ternyata merupakan faktor yang kritis, Heinicke menganjurkan agar mengkonsumsi 100 ml jus mengkudu setengah jam sebelum sarapan. Pada saat itu jus secara cepat melewati lambung masuk ke dalam usus kecil, di daerah itu proenzim diubah menjadi enzim yang aktif.

Untuk mencapai khasiat maksimal dianjurkan sari mengkudu hendaknya diminum tidak bersaman dengan minum kopi, teh, tembakau, atau alkohol. Heinicke juga menyarankan agar digunakan buah yang masih hijau, karena lebih besar mengandung komponen yang berkhasiat dan lebih rendah kadar bau tidak sedapnya.

Sumber: Buku "Rahasia Sehat dengan Makanan Berkhasiat", Penerbit Buku Kompas, 2009

 

 

Berita / Artikel Lainnya :