10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Diana 18-05-17 Jambi
2 H.Dadang 16-05-17 Bandung
3 Titin 15-05-17 Cirebon
4 Karlinawati 15-05-17 Cirebon
5 Kadek Netri 15-05-17 Kuta
6 Franky 12-05-17 Gorontalo
7 Irwan Wijaya 12-05-17 Pekanbaru
8 Dessy 10-05-17 Cirebon
9 Dadan 09-05-17 Cirebon
10 Ibu Kantin 08-05-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 20951 Botol
 

Konsumsi Mengkudu (Noni), Cara Jitu Tangkal Kanker

15-Dec-2013

Tiap tahun jumlah penderita kanker di dunia meningkat drastis. Kanker sebenarnya dapat disembuhkan jika ditangani sejak dini. Sayangnya, hingga saat ini sebagian besar pasien kanker baru menemui dokter saat kondisinya telah memasuki stadium lanjut. Jika Anda tak mau menjadi sasaran serangan kanker, panduan di bawah ini bisa Anda manfaatkan.

  • Selenium
Laporan penelitian dalam Journal of the National Cancer Institute  menemukan, mereka yang memiliki kadar selenium cukup tinggi dalam tubuhnya berisiko lebih rendah terkena kanker prostat. Cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan selenium adalah dengan cara alami. Selenium ada di ikan, jamur, tiram, buah mengkudu (noni), bawang putih,  dan bayam.
  • Brokoli.
Sayuran cruciferous ini mengandung glucosinolate yang dapat membantu liver memproduksi enzim yang bekerja menghancurkan karsinogen – zat penyebab kanker.
  • Santai
Semakin Anda menikmati waktu yang sedang Anda jalani, Anda akan semakin relaks menjalaninya. Karena emosi yang paling menyedihkan terjadi lebih karena disebabkan oleh hal-hal yang telah lewat atau hal-hal yang mungkin sebenarnya tidak akan terjadi di waktu yang akan datang.
  • Manfaat dari alam
Penelitian Creighton University yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan, wanita yang mengkonsumsi vitamin D 1.000 iu setiap hari, berisiko terkena kanker 60-70% lebih rendah ketimbang mereka yang tidak mengonsumsinya. Vitamin D memiliki peranan penting untuk membuat sistem imun dapat bekerja dengan baik – yang akan membuat sel-sel kanker segera mati. Vitamin D ada di dalam salmon, daging rusa, buah mengkudu (noni) dan jamur shiitake.
  • Olahraga itu penting!
Menurut penelitian di journal Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention, berolahraga, minimal dua kali dalam seminggu, dapat menurunkan risiko kanker paru-paru hingga 35%. Para peneliti beranggapan, dengan meningkatkan fungsi paru-paru, Anda dapat menurunkan tumpukan partikel karsinogenik yang terdapat pada paru-paru tersebut. Penelitian lain yang dimuat dalam International Journal of Cancer menunjukkan, pria yang berolahraga sekali seminggu, memiliki risiko terkena kanker prostat 30% lebih rendah.
  • Nikmatnya udara segar.
Mereka yang tinggal di kota besar–tingkat polusinya lebih tinggi dibanding kota yang lebih kecil–memiliki risiko kanker paru-paru yang lebih tinggi. Jadi, usahakan untuk menghindari polusi udara. Anda juga bisa menanam pepohonan di sekitar lingkungan tempat tinggal. Bagaimanapun juga ini dapat memberi sedikit udara segar bagi paru-paru Anda.
  • Jauhi Daging Panggang
Daging yang dipanggang terlalu matang berisiko menghasilkan senyawa karsinogenik yang akan memicu kanker. Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa karsinogen yang terbentuk. Senyawa ini paling banyak terdapat pada lapisan terluar (bagian yang terlihat kecokelatan atau kehitaman) pada daging panggang.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :