Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Adi Priambodo 14-12-17 Tangerang
2 Bu Utiyah 14-12-17 Cirebon
3 Nurhadi 13-12-17 Wonogiri
4 Utiyah 11-12-17 Cirebon
5 Toto/Titin 11-12-17 Cirebon
6 Amir Harsono 11-12-17 Bekasi
7 Toto/Titin 06-12-17 Cirebon
8 Ibu Kantin 06-12-17 Cirebon
9 Fersi 05-12-17 Cirebon
10 Leni 04-12-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 21653 Botol
 

Kurangi Resiko Diabetes Saat Hamil Sejak Dini

19-May-2014

Kurangi Resiko Diabetes Saat Hamil Sejak Dini

Kehamilan merupakan dambaan setiap wanita. Selain sebagai penyempurna kodrat, kehamilan juga bisa menjadi sumber kebahagian bagi keluarga. Namun, setiap kehamilan pada setiap orang akan terjadi berbeda-beda. Setiap orang mempunyai kebiasaan hidup yang berbeda begitu juga dengan kondisi kesehatannya. Kondisi kesehatan tubuh bisa disebabkan karena faktor keturunan dan juga gaya hidup.

Gaya hidup saat ini bagi seorang wanita yang belum hamil harus benar-benar diperhatikan, karena dampaknya akan dirasakan nanti ketika hamil. Pun demikian bagi yang memiliki garis keturunan penyakit dalam keluarganya, sebisa mungkin mengetahuinya sejak dini agar kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan bisa dicegah.

Diabetes merupakan penyakit yang beresiko yang ditakuti semua orang. penyebabnya selain karena adanya garis keturunan, diabetes jua disebabkan karena salahnya pola atau kebiasaan hidup. Bagi wanita tentu menjadi berbahaya ketika mereka memasuki masa kehamilan. Selain akan berpengaruh pada waktu hamil, setelah melahirkan pun masih ada dampak yang akan didapatkannya yaitu menurunkan diabetes tersebut pada anak yang dilahirkannya.

Secara ilmiah, karena faktor keturunan tidak akan membuat diabetes sembuh total sedangkan untuk diabetes karena kesalahan gaya hidup masih bisa disembuhkan, keduanya bisa diatasi dengan merubah pola hidup. Merubah pola hidup akan mengurangi resiko-resiko seperti komplikasi pada mereka yang menderita diabetes karena keturunan. Sedangkan bagi yang tidak mempunyai garis keturunan, merubah pola hidup akan membuat mereka terhindar atau sembuh total dari diabetes.

Pola hidup yang bagaimana yang bisa membantu meringankan resiko diabetes?

Khususnya untuk wanita, selain gemuk terlihat tidak menarik, gemuk juga beresiko bagi seseorang untuk terkena obesitas yang menjadi salah satu penyebab diabetes. Maka, jagalah berat badan agar tetap normal dengan asupan gizi yang seimbang berikut olahraga dan istirahat yang cukup. Jika berat badan normal dan tubuh sehat, maka ketika hamil nanti tidak perlu khawatir akan penyakit diabetes. Kehamilan bisa berjalan lancar, demikian juga dengan bayinya akan terhindar dari resiko diabetes.

Karena alat medis lebih bisa dipercaya dalam mengukur kadar gula darah, sejak dini coba periksakan kadar gula darah kita. Ketika kita tahu kadar gula darah yang dimiliki, otomatis kita bisa mengontrolnya. Ketika hamil pun, pengontrolan gula darah juga harus sering dilakukan agar diabetes tidak menjadi kekhawatiran selama kehamilan. Konsultasikan juga dengan dokter setiap keluhan yang dimiliki, agar dokter bisa memprediksikannya.

Diabetes akan membuat bayi yang akan dilahirkan nanti kelebihan berat badan dan susah dikeluarkan jika melakukan persalinan secara normal. Selain menjaga pola hidup sebelum masa kehamilan, pola hidup juga harus berjalan selama masa kehamilan agar bayi bisa dilahirkan dengan mudah. Sekalipun harus Caesar, namun kondisi ibu dan bayi bisa dijamin kesehatannya. Selain menjaga makanan dan istirahat yang cukup, selama kehamilan agar terhindar dari diabetes harus diimbangi dengan olahraga. Olahraga selama masa kehamilan berupa olahraga penjaga keseimbangan tubuh seperti yoga dan pilates khusus ibu hamil. Selain berolahraga, gerakan seperti berjalan-jalan juga sangat dianjurkan.

Selain berat badan yang dikontrol, untuk pencegahan diabetes dan keamanan selama kehamilan juga diwajibkan menjaga emosi. Emosi saat hamil yang tidak terkontrol akan membuat ibu hamil beresiko komplikasi apalagi jika memiliki garis keturunan diabetes. Jaga juga kondisi tubuh agar tidak terlalu kelelahan. Sebaiknya untuk semua kegiatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan ditanyakan dulu pada dokter.

Untuk menambah nutrisi, ibu hamil bisa menambahkan suplemen dalam kesehariannya. Suplemen ibu hamil biasanya didapatkan dari susu khusus ibu hamil dan obat dari dokter, Namun, ibu hamil ternyata bisa juga menambahkan obat herbal sebagai suplemennya.Obat herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dapat mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit, termasuk diantaranya diabetes. Bukan hanya itu, obat herbal juga memiliki kemampuan dalam menjaga daya tahan tubuh baik itu untuk ibu maupun janin serta membantu menguatkan kandungan. Bahkan obat herbal juga mampu memberi nutrisi bagi bayi untuk pembentukan organ tubuhnya. Mengingat kondisi tubuh setiap ibu hamil pasti berbeda, jadi sebaiknya konsumsi obat herbal sebagai suplemen dikonsultasikan dulu dengan dokter kandungannya.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :