10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Ibu Kantin 24-03-17 Cirebon
2 Deddy seroja herbal 22-03-17 Bekasi
3 Dwi oko 22-03-17 Banjarmasin
4 Tiwi Latifah 21-03-17 Samarinda
5 Ida Kuswati 21-03-17 Mataram
6 Pak Yunisar 15-03-17 Banda aceh
7 Ibu Yuni 15-03-17 Jakarta
8 Tan siu ing 15-03-17 Jakarta
9 Fie Fie 14-03-17 Jakarta
10 Budi Tandiyaman 13-03-17 Jakarta
* Jumlah Terjual : 20696 Botol
 

Lawan Kanker dan Tumor dengan Jus Mengkudu

24-Oct-2013

Lawan Kanker dan Tumor dengan Jus Mengkudu
Buah mengkudu/pace (Morinda Citrifolia) atau Noni adalah buah yang merupakan karunia Tuhan bagi alam yang beriklim tropis seperti Indonesia, tanaman mengkudu atau pace adalah tanaman ajaib, karena tanaman ini tumbuh berkembang, menjadi besar dengan menghasilkan buah sebelum berbunga dan justru bunga-bunganya mulai muncul dibuku-buku buah yang ada untuk menunggu proses penyerbukan oleh alam agar bakal buah yang ada dapat menjadi besar dan masak. Keajaiban tanaman mengkudu/ pace tidak diragukan lagi oleh banyak orang dan buah mengkudu dianggap sebagai buah Kramat dan buah Dewa buah dengan 1001 manfaat, karena banyak memiliki manfaat, kaya akan protein, vitamin, mineral termasuk selenium dan nutrisi, memiliki kandungan anti oksidan yang tiada bandingnya sehingga mampu membangun sistem imun (anti bodi/daya tahan tubuh) yang sangat baik, meningkatkan stamina dan sumber energi, memiliki kandungan zat anti bakteri dan anti jamur yang sangat tinggi, pencegah kanker dan kemampuannya meremajakan sel yang ada, dengan data terbaru yang menyatakan lebih dari 150 jenis flavonoid, mineral, vitamin yang terkandung di dalam buah mengkudu yang disebut buah dewa dan buah keramat.

Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah “Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus.” Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker). Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 persen hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih). Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.

Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengkonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pemhengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan. Selama 7 hari mengkonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.

Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :