10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Muly / Anong 13-04-17 Kendari
2 Mba Nenden 13-04-17 Cirebon
3 Ibu Kantin 13-04-17 Cirebon
4 Kadek Netri 11-04-17 Bali
5 Diana 11-04-17 Jambi
6 Ketut Aryadhana 10-04-17 Denpasar
7 Adi Primabodo 10-04-17 Tangerang
8 Kerry Sumbadji 07-04-17 Jakarta
9 Yulianto 07-04-17 Klaten
10 Deddy 06-04-17 Bekasi
* Jumlah Terjual : 20811 Botol
 

Menangkal Tuberkulosis dengan Herbal

17-Dec-2013

Menangkal Tuberkulosis dengan Herbal
Tuberkulosis atau TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menyerang paru-paru dan organ tubuh lain. Jika diterapi secara benar, penderita bisa sembuh. Sebaliknya, jika dibiarkan, penyakit itu dapat mengakibatkan kematian dalam lima tahun pertama. Selain itu, keterlambatan penanganan dapat berdampak besar karena penderita bisa menularkan penyakitnya kepada lingkungan dan orang-orang sekitarnya.

Berdasarkan organ yang terserang, TB dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni TB paru—paling sering dijumpai, TB ekstra paru, dan TB kelenjar getah bening. Untuk jenis yang disebut terakhir, yang paling sering terinfeksi adalah bagian ketiak dan lipatan paha.

Pengobatan TB membutuhkan waktu yang cukup lama. Pengobatan awal biasanya membutuhkan enam bulan, kemudian dievaluasi kembali oleh dokter. Karena pengobatan yang cukup lama, hal itu sering kali membuat pasien putus berobat atau tidak teratur. Ini berakibat fatal karena kuman justru bisa kebal. Belum lagi obat-obatan tak selalu cocok dengan pasien sehingga bisa mengakibatkan alergi .

Tapi, penderita TB seperti  kini tak perlu khawatir. Ada beberapa jenis tanaman yang bisa dikonsumsi untuk menangkal TB, di antaranya tanaman mahkota dewa dan sambiloto. Bahkan, baru-baru ini, penelitian yang dilakukan Institut Teknologi Bandung menemukan bahwa ramuan campuran antara jahe dan mengkudu bisa dipakai untuk melawan TB paru.

Obat herbal itu juga bermanfaat untuk membunuh kuman. Hasil penelitian ITB yang menggabungkan antara jahe dan mengkudu ternyata sangat efektif, kenapa tidak dicoba? Karena bahan obat-obatan herbal itu dari bahan alami, penggunaannya bisa dipadukan dengan obat-obatan kimia. Pemerintah menyiapkan pengobatan khusus terhadap penderita TB, yang dikenal dengan Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) atau pengobatan yang disertai dengan pengamatan langsung yang dilakukan di puskesmas.

Mencoba pengobatan herbal adalah alternatif yang sangat bagus, mengingat efek samping obat-obatan herbal nyaris tak ada. Itu selama proses pengobatan dilakukan sesuai dengan prosedur. Pengembangan obat anti-TB dengan buah mengkudu, rimpang jahe gajah, rimpang jahe merah, dan beberapa tanaman lainnya telah melalui uji laboratorium, dari uji seleksi tumbuhan, uji mikrobiologi, standardisasi bahan, uji efikasi, keamanan, uji stabilitas, serta uji klinis. Ternyata, gabungan antara jahe dan mengkudu dapat dijadikan anti-TB.

Hasil uji pra-klinik pada ekstrak jahe dan mengkudu menunjukkan aktivitas anti-Mycobacterium tuberculosis, baik untuk yang peka maupun resistan terhadap obat standar. Kandungannya juga dapat meningkatkan ketahanan tubuh. Dan, sebenarnya, kombinasi antara jahe dan mengkudu ini sudah digunakan sebagai obat anti-tuberkulosis sejak 2005.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :