Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Yuli 20-11-17 Cilegon
2 Muhibbin 17-11-17 Semarang
3 Agung 17-11-17 Bandung
4 Eko 15-11-17 Tanggerang
5 Ida/Nugroho cell 13-11-17 Jakarta
6 Hartoyo 10-11-17 Jakarta
7 Pak Cepy 08-11-17 Jakarta
8 Nurosiah 03-11-17 Banjarmasin
9 Saifullah 03-11-17 Cirebon
10 Lilik Yuniati 03-11-17 Madiun
* Jumlah Terjual : 21555 Botol
 

Mitos Tentang Penyakit Jantung yang Perlu Diluruskan

19-Feb-2014

Mitos Tentang Penyakit Jantung yang Perlu Diluruskan
Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Penyebab seseorang menderita penyakit jantung memang bermacam-macam, antara lain merokok, obesitas, jarang berolahraga secara teratur dan sering mengonsumsi alkohol. Namun survei yang dilakukan oleh Cleveland CLinic menyatakan bahwa 75 persen penduduk Amerika tidak khawatir tentang hal itu. Laporan itu diperparah dengan laporan susulan yang mengatakan lebih dari seperempat penduduk dengan riwayat keluarga mempunyai penyakit jantung tidak mengambil langkah apapun untuk mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Saking sering orang mendengar tentang bahaya penyakit jantung, kebanyakan dari mereka malah dengan sengaja menghiraukannya. Jika Anda bukanlah sedikit dari orang dengan pola hidup sehat dan latar belakang kesehatan yang sempurna, maka Anda mempunyai risiko terserang penyakit jantung. Dikutip dari Men's Health, berikut beberapa mitos dan informasi yang mungkin saja sering Anda dengar namun ternyata salah:

Mitos 1: Sakit di bagian dada adalah gejala utama penyakit jantung.

Serangan jantung bisa datang kapan dan dimana saja. Sakit di bagian dada sering dirasakan pengidap penyakit jantung karena di bagian dada banyak terdapat saraf penerima sakit. Namun itu bukan berarti jika dada sakit Anda mengidap penyakit jantung. Gejala penyakit jantung bisa terdapat di rahang atau tangan Anda. Selain itu, mudah lelah, sulit tidur dan napas pendek merupakan pertanda bahwa peredaran darah Anda tidak lancar.

Mitos 2: Diet dengan tidak memakan daging merah dan keju membuat jantung lebih sehat.

Faktanya adalah diet secara keseluruhan dengan memakan buah, sayur, kacang-kacangan atau ikan lebih efektif daripada hanya menghindari daging merah atau keju. Mikronutrien yang terdapat di sayuran, kacang-kacangan dan minyak zaitun membantu menjaga kesehatan jantung Anda.

Mitos 3: Multivitamin dan minyak ikan mengurangi risiko serangan jantung.

Meski vitamin meningkatkan tingkat kesehatan Anda secara keseluruhan, namun vitamin tidak bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Jika diminum secara berlebihan bahkan dapat menimbulkan masalah baru bagi kesehatan. Penelitian tentang minyak ikan dan vitamin yang sudah berumur puluhan tahun sebenarnya sudah dipublikasikan sebagai kegagalan. Pasalnya, tidak semua nutrisi dapat diperoleh hanya dari vitamin dan minyak ikan.

Mitos 4: Mengurangi makanan asin membantu kesehatan jantung

Pernyataan tersebut benar adanya. Bahkan sering ditemui keluarga yang tidak memakai garam dalam proses memasak makanan di rumah. Namun penelitian yang dilakukan Harvard Medical School mengatakan bahwa sebagian besar orang lupa akan hal tersebut ketika sedang piknik atau makan di luar rumah. Makanan piknik, barbeque atau makan di restoran meningkatkan konsumsi garam Anda sebanyak 4 sampai 5 kali lebih banyak.

Mitos 5: Mempunyai gen penyakit jantung menandakan Anda akan terserang jantung di kemudian hari

Memang sudah terbukti melalui berbagai penelitian bahwa penyakit jantung bisa diturunkan oleh keluarga. Namun jika ayah atau kakek Anda meninggal karena serangan jantung, Anda tidak perlu panik. Jika memang ternyata gejala penyakit jantung sudah muncul di tubuh Anda sejak muda, Anda dapat melakukan pencegahan dengan makan makanan bergizi, olaharaga rutin dan teratur, berhenti merokok dan menjaga kadar kolesterol.

Gen yang menurunkan penyakit jantung memang ada, namun bukan itu faktor penyebab Anda terkena penyakit jantung. Pola hidup dan kebiasaan sehari-harilah yang menentukan apakah gen tersebut akan aktif atau tidak.

Salah satu alternatif untuk mencegah terkena risiko penyakit jantung adalah dengan rutin mengkonsumai Ultra Noni yang diolah dari bahan herbal alami ekstrak buah mengkudu (Noni) dan diproduksi secara modern. Secara umum, buah Noni mengandung scopoletin yang secara ilmiah membuktikan mampu melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Hal ini dapat terjadi karena buah ini merangsang tubuh untuk memproduksi nitrit oksida yang berfungsi untuk melemaskan dan kemudian melebarkan pembuluh darah.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :