10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Muly / Anong 13-04-17 Kendari
2 Mba Nenden 13-04-17 Cirebon
3 Ibu Kantin 13-04-17 Cirebon
4 Kadek Netri 11-04-17 Bali
5 Diana 11-04-17 Jambi
6 Ketut Aryadhana 10-04-17 Denpasar
7 Adi Primabodo 10-04-17 Tangerang
8 Kerry Sumbadji 07-04-17 Jakarta
9 Yulianto 07-04-17 Klaten
10 Deddy 06-04-17 Bekasi
* Jumlah Terjual : 20811 Botol
 

Obat Penurun Kolesterol Berisiko Diabetes

19-Jul-2013

Kadar kolesterol jahat yang tinggi memang harus dihindari agar risiko penyakit jantung koroner dan stroke bisa dihindari. Namun, sebaiknya Anda waspada dalam memilih obat-obat penurun kolesterol. Sebuah penelitian menunjukkan, obat penurun kolesterol golongan statin justru meningkatkan risiko diabetes melitus.

Penelitian dilakukan dengan melibatkan 33.000 relawan yang menggunakan statin pada dosis sedang sampai tinggi. Ada lima penelitian terpisah yang dilakukan pada mereka. Namun, di antara relawan tersebut tak ada satu pun yang didiagnosis mengalami diabetes.

Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa untuk setiap 498 subyek yang pengguna statin dalam dosis tinggi dalam setahun, satu orang di antaranya berisiko menderita diabetes dibandingkan mereka yang menggunakannya dalam dosis sedang.

Di sisi lain, peneliti menemukan keuntungan yang didapat dari kelompok pengguna statin dalam dosis tinggi. Kelompok tersebut lebih kecil kemungkinan mengalami masalah kardiovaskuler dibandingkan mereka yang menggunakan statin secara wajar.

Para peneliti berpendapat, dokter harus kembali menilai risiko secara keseluruhan dan manfaat penggunaan statin sehingga memudahkan pasien dalam memfasilitasi pengaturan kolesterol yang lebih aman.

Peneliti berharap temuan ini mendorong pengembangan yang lebih aman terkait efek yang ditimbulkan statin. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam upaya penurunan kolesterol adalah pentingnya berolahraga teratur dan diet rendah garam dengan jumlah lemak jenuh. Bila cara ini tidak berhasil, barulah beralih ke obat.

 

 http://health.kompas.com/read/2011/07/04/13444098/Obat.Penurun.Kolesterol.Berisiko.Diabetes

 

 

Berita / Artikel Lainnya :