Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Eko 15-11-17 Tanggerang
2 Ida/Nugroho cell 13-11-17 Jakarta
3 Hartoyo 10-11-17 Jakarta
4 Pak Cepy 08-11-17 Jakarta
5 Nurosiah 03-11-17 Banjarmasin
6 Saifullah 03-11-17 Cirebon
7 Lilik Yuniati 03-11-17 Madiun
8 Leni 02-11-17 Cirebon
9 Pak Dede 01-11-17 Cirebon
10 Nurlela 30-10-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 21539 Botol
 

Obat Penurun Kolesterol Berisiko Diabetes

19-Jul-2013

Kadar kolesterol jahat yang tinggi memang harus dihindari agar risiko penyakit jantung koroner dan stroke bisa dihindari. Namun, sebaiknya Anda waspada dalam memilih obat-obat penurun kolesterol. Sebuah penelitian menunjukkan, obat penurun kolesterol golongan statin justru meningkatkan risiko diabetes melitus.

Penelitian dilakukan dengan melibatkan 33.000 relawan yang menggunakan statin pada dosis sedang sampai tinggi. Ada lima penelitian terpisah yang dilakukan pada mereka. Namun, di antara relawan tersebut tak ada satu pun yang didiagnosis mengalami diabetes.

Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa untuk setiap 498 subyek yang pengguna statin dalam dosis tinggi dalam setahun, satu orang di antaranya berisiko menderita diabetes dibandingkan mereka yang menggunakannya dalam dosis sedang.

Di sisi lain, peneliti menemukan keuntungan yang didapat dari kelompok pengguna statin dalam dosis tinggi. Kelompok tersebut lebih kecil kemungkinan mengalami masalah kardiovaskuler dibandingkan mereka yang menggunakan statin secara wajar.

Para peneliti berpendapat, dokter harus kembali menilai risiko secara keseluruhan dan manfaat penggunaan statin sehingga memudahkan pasien dalam memfasilitasi pengaturan kolesterol yang lebih aman.

Peneliti berharap temuan ini mendorong pengembangan yang lebih aman terkait efek yang ditimbulkan statin. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam upaya penurunan kolesterol adalah pentingnya berolahraga teratur dan diet rendah garam dengan jumlah lemak jenuh. Bila cara ini tidak berhasil, barulah beralih ke obat.

 

 http://health.kompas.com/read/2011/07/04/13444098/Obat.Penurun.Kolesterol.Berisiko.Diabetes

 

 

Berita / Artikel Lainnya :