Kontak Customer Service

10 Pembeli Terakhir

No. Nama Tanggal Kab Kota
1 Yuli 20-11-17 Cilegon
2 Muhibbin 17-11-17 Semarang
3 Agung 17-11-17 Bandung
4 Eko 15-11-17 Tanggerang
5 Ida/Nugroho cell 13-11-17 Jakarta
6 Hartoyo 10-11-17 Jakarta
7 Pak Cepy 08-11-17 Jakarta
8 Nurosiah 03-11-17 Banjarmasin
9 Saifullah 03-11-17 Cirebon
10 Lilik Yuniati 03-11-17 Madiun
* Jumlah Terjual : 21555 Botol
 

Pergilah Ke Dokter Jika Anda Mengalami Gejala – Gejala Diabetes Berikut Ini

06-May-2014

Pergilah Ke Dokter Jika Anda Mengalami Gejala – Gejala Diabetes Berikut Ini

Pola hidup yang kurang sehat bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang terjadi karena pola makan yang tidak sehat adalah penyakit diabetes. Berdasarkan penelitian, sekitar semua penderita penyakit diabetes dunia yang tercatat, sebanyak 90 persennya adalah penderita diabetes melitus tipe 2. Jadi bisa dikatakan bahwa diabetes tipe dua merupakan jenis diabetes yang paling umum ditemui di dunia termasuk di Indonesia. Diabetes melitus tipe dua merupakan penyakit diabetes yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Diabetes ini terjadi karena pankreas mengalami kesulitan dalam memproduksi hormon insulin yang berguna untuk memecah gula darah menjadi energi. Faktor kegagalan pankreas dalam memproduksi insulin ini biasanya diperparah dengan berbagai faktor lain seperti berat badan yang berlebihan, penuaan, atau kurangnya olahraga.

Bagi Anda yang masih sehat – sehat saja juga harus waspada sebab jika Anda memiliki anggota keluarga dekat yang menderita penyakit diabetes, maka Anda akan memiliki resiko lebih besar untuk terkena penyakit yang satu ini. Diabetes juga merupakan salah satu pembunuh paling berbahaya di dunia. Berdasarkan data medis internasional, tercatat dalam 6 detik ada satu penderita diabetes yang meregang nyawa. Catatan ini berdasarkan data medis di berbagai rumah sakit. Padahal masih banyak penderita diabetes yang masih belum terdata terutama di berbagai negara berkembang dimana pelayanan kesehatan masih mahal dan belum menjangkau secara merata.

Mendeteksi secara dini penyakit diabetes melitus bisa menjadi tips yang bisa menyelamatkan nyawa Anda. Singkatnya, begitu Anda bisa mendeteksi gejala – gejala awal penyakit diabetes pada tubuh, maka Anda bisa langsung mencari pertolongan dari dokter. Dokter dan petugas medis biasanya akan lebih ringan tugasnya ketika pasien datang dengan penyakit yang perkembangannya masih dalam tahap awal dan belum parah. Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit diabetes melitus yang sering dijumpai:

  • Penderita diabetes melitus biasanya akan mengeluarkan urine dalam jumlah yang lebih besar dari biasanya terutama pada malam hari. Kondisi sering buang air kecil ini terjadi walaupun orang tersebut tidak minum terlalu banyak air. Keinginan untuk buang air kecil merupakan reaksi tubuh atas tingginya gula dalam darah. Tubuh akan berusaha untuk membuang kelebihan gula dalam darah tersebut dengan membilasnya dengan cairan tubuh. Cairan hasil bilasan tersebut akan dibuang melalui ginjal sehingga penderita diabetes akan sering buang air kecil. Kondisi ini akan menyebabkan Anda menjadi sering merasa kehausan dan terus ingin minum dalam jumlah yang lebih banyak daripada biasanya.
  • Penderita diabetes tahap awal biasanya akan sering merasa lemas dan kurang tenaga. Tubuh biasanya akan menggunakan cadangan gula dalam darah untuk bergerak dan beraktivitas. Jika cadangan gula habis baru tubuh akan mengambil cadangan tenaga dari lemak. Gula dalam darah dipecah menjadi energi menggunakan insulin. Penderita diabetes memiliki masalah dengan pelepasan insulin sehingga tubuh tidak bisa menyerap energi dari gula darah secara maksimal. Hal inilah yang menyebabkan Anda cepat menjadi lelah.
  • Penderita diabetes yang cepat lelah biasanya akan menjadi mudah sekali lapar. Namun walaupun mereka makan dengan porsi yang lebih banyak dari biasanya, tubuh mereka tidak bertambah gemuk sama sekali. Tubuh yang tidak bisa mengakses energi dari gula darah akan merangsang otak untuk mengeluarkan sinyal lapar.
  • Penderita diabetes biasanya akan pengalami rabun mendadak meskipun mereka tidak memiliki riwayat sakit mata atau gangguan penglihatan lain sebelumnya. Glukosa yang terlalu banyak akan ditumpuk dalam jaringan lensa mata sehingga penglihatan akan menurun secara drastis.
  • Luka pada tubuh penderita diabetes biasanya tidak akan mudah menutup atau sembuh. Darah secara alami memiliki kemampuan untuk menutup luka. Namun jika darah mengandung terlalu banyak gula, kemampuan menutup luka menjadi terganggu dan hal ini menyebabkan luka pada penderita diabetes sulit sembuh.
  • Penderita diabetes akan mengalami penurunan fungsi syaraf pada bagian kaki. Penurunan fungsi syaraf ini menyebabkan berkurangnya sensasi rasa sakit. Jika Anda tertusuk jarum atau mengalami luka pada kaki namun tidak terasa sakit sama sekali, maka waspadalah karena ini adalah gejala awal diabetes.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :